Forgot Password Register

Coba Kabur saat Diminta Tunjukkan Barbuk, Seorang Napi Tewas Ditembak

Coba Kabur saat Diminta Tunjukkan Barbuk, Seorang Napi Tewas Ditembak Tiga Tersangka Ditangkap (Foto: BNNP DKI Jakarta)

Pantau.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta mengungkap jaringan narkotika internasional. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka, bahkan seorang di antaranya yang merupakan narapidana terpaksa ditembak mati.

Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Tagam Sinaga mengatakan untuk tersangka JN yang merupakan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, terpaksa diberikan tindak tegas lantaran mencoba melawan dan melarikan diri. Kejadian penembakan itu bermula saat petugas hendak membawa narapidana itu ke tempat penyimpanan narkobanya yang disebut masih terdapat 20 kilogram sabu. Tiba-tiba JN mencoba melarikan diri.

"Ketika mau menunjukkan TKP, anggota saya sudah berusaha untuk melaksanakan tugas sesuai SOP, ternyata malah melarikan diri," ucap Tagam di Kantor BNN Provinsi DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Pemasok Narkoba Nunung Ditangkap, Sempat Kabur ke Beberapa Kota

"Dicoba melakukan tembakan ke atas 3 kali, masih juga (lari) tembak kakinya masih juga ya udah daripada buruan ya ini tembak punggungnya. Anggota saya langsung bawa ke rumah sakit juga untuk menolong, dalam perjalanan kehabisan darah (tewas)," sambungnya.

Selain itu, sambung Tagam, untuk tersangka lainnya yaknu, IS, AP, dan IC, mereka dibekuk ditempat berbeda.

Pengungkapan jaringan itu bermula saat, mendapat informasi soal adanya transaksi narkoba di lima lokasi di wilayah Jabodetabek. Dari informasi itu, kemudian ditindaklanjuti yang kemudian berhasil menangkap IS dan AP di Jalan RA Fadillah dekat Mall Cijantung, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Kami mengamankan dua orang kurir yang sedang bertransaksi dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram," sambungnya.

Baca juga: Polisi Nekat Jadi Kurir Narkoba, Ditangkap Terus Dihukum 20 Tahun Penjara

Kemudian dari penangkapan itu, lanjut Tagam, pihaknya mendalami keterangan keduanya. Dari keterangan AP menyebut masih menyimpan narkotika jenis sabu di tempat tinggalnya yang tak jauh dari lokasi penangkapan.

Di sana, petugas amankan barang bukti Sabu seberat 7,1 gram dan dua unit timbangan. Tak sampai di situ, petugas kembali mengembangkan penangkapan itu dan berhasil menangkap NC yang di salah satu apartemen di Jakarta Barat. Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka NC ternyata dikendalikan oleh tersangka JN alias Joni yang merupakan narapidana di Lapas Cipinang.

"Semua barang ini dikendalikan dari Lapas, kita koordinasi dengan pihak Kementerian Hukum dan HAM khususnya Lapas Cipinang, mereka menyerahkan tersangka lengkap dengan barbuknya," pungkas Tagam.

Akibat perbuatannya, ketiga kurir tersebut dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Junto Pasal 132 Ayat 1 UU RI 30/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Share :
Komentar :
Emily Roletta

PROMO TERDAHSYAT & NO TIPU2 DARI SITUS BOLA165 ( Agen Judi Online Indonesia & Agen Resmi Sbobet ) *BONUS NEW MEMBER UP TO 2jt *BONUS NEXT DEPOSIT UP TO 1jt BISA DI KLAIM BERKALI-KALI DALAM SEHARI *BONUS ROLLINGAN CASINO 0,5 % & SPORTBOOK 0,8% *CASHBACK CASINO & SPORTBOOKS 5% *BONUS TURNOVER IDN POKER UP TO 0,6%  Silahkan Langsung ke TKP :  https://sport165.com/ , whatsapp : +855973475903

Terkait

Read More