Forgot Password Register

Konyol! Jet Tempur Spanyol Tak Sengaja Tembakkan Rudal Ganas Saat Latihan NATO

Konyol! Jet Tempur Spanyol Tak Sengaja Tembakkan Rudal Ganas Saat Latihan NATO Jet tempur Typon EF2000. (Foto: Reuters/Jon Naza)

Pantau.com - Jet tempur Spanyol yang mengambil bagian dalam misi NATO atas Estonia untuk sementara ditangguhkan dari tugas mereka.

Latihan udara tersebut terdiri dari dari dua jet Eurofighter Typhoon 2000 dari Spanyol dan dua jet Mirage 2000 dari Perancis mengambil bagian dalam latihan di Estonia barat daya.

Mengutip Russia Today, Rabu (8/8/2018), salah satu pilot pesawat Spanyol tersebut salah menembakkan rudal bersenjata selama penerbangan pelatihan.

Kementerian Pertahanan Spanyol mengatakan dalam sebuah pernyataan, beruntung peristiwa tersebut tidak tidak menghantam pesawat lain. Semua jet kemudian dengan aman kembali ke pangkalan udara Saiuliai.

Baca juga: Kebut Denuklirisasi Semenanjung Korea, Kim Jong Un Diminta Stop Beretorika

Proyektil tersebut adalah rudal udara tipe AMRAAM dengan jarak tembak 100 kilometer yang membawa hulu ledak dengan dilengkapi bahan peledak hingga 10 kilogram. 

Saat ini Spanyol tengah melalukan penyelidikan atas insiden tersebut. Sementara itu, pihak berwenang Estonia memutuskan untuk melarang pesawat Spanyol mengambil bagian dalam misi pemolisian udara atas wilayahnya untuk sementara waktu.

"Saya telah memerintahkan penangguhan semua serangan militer (oleh jet Spanyol) sampai situasi teratasi," kata Menteri Pertahanan Estonia Juri Luik, sebagaimana dikutip oleh penyiar ERR nasional.

Baca juga: Pasca Gencatan Senjata 1953, Korsel Gandeng Turki Bahas Semenanjung Korea

Dia menambahkan bahwa misi udara NATO akan terus berlanjut. ERR melaporkan bahwa Angkatan Udara Portugal akan mengambil tempat Spanyol sebagai bagian dari misi untuk saat ini.

"Yang paling penting adalah memastikan keamanan dan mencari tahu apa yang terjadi, bersama dengan sekutu kami," sambung Liuk.

Angkatan Udara Estonia meluncurkan operasi pencarian. Pihak berwenang juga meminta penduduk setempat untuk waspada dan memberi tahu militer atau layanan darurat jika mereka menemukan rudal atau bagian-bagiannya.

Perdana Menteri Estonia Juri Ratas menyebut insiden itu mengerikan dan sangat disesalkan. Namun, dia tetap memuji misi NATO sebagai bagian yang sangat penting dan penting untuk memastikan keamanan Estonia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More