Pantau Flash
Eks Bendum Demokrat M Nazaruddin Resmi Bebas Murni Hari Ini
Pemda Wajib Tutup Sekolah Lagi Jika Penularan COVID-19 Meningkat
Masker Kendalikan Pandemi Flu Spanyol di Jatim Era Perang Dunia I
Gelombang 4 Ditutup, Ini Tanggal Pendaftaran Kartu Pra-kerja Berikutnya
Menteri PPPA Ungkap UU Ketenagakerjaan Tumpang Tindih Soal ASI 6 Bulan

Jokowi: Ibu Kota Negara Kita Akan Pindah ke Pulau Kalimantan

Headline
Jokowi: Ibu Kota Negara Kita Akan Pindah ke Pulau Kalimantan Ilustrasi pemindahan Ibu Kota (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan ibu kota negara Republik Indonesia akan pindah ke Kalimantan.

"Ibu kota negara kita akan pindah ke Pulau Kalimantan. Letaknya  bisa di Kalteng, Kaltim, atau Kalsel," tulis Jokowi melalui akun Twitter-nya @jokowi yang dikutip Pantau.com, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Tanah di Lokasi Bakal Calon Ibu Kota Baru Indonesia Naik 4 Kali Lipat

Mantan Wali Kota Solo itu menambahkan, pemindahan ibu kota merupakan visi misi ke depan dari Indonesia sendiri. Kendati begitu, ia mengatakan seluruh pihak masih terus mengkaji pemindahan itu.

"Segala aspeknya sedang dikaji mendalam sehingga keputusan nanti benar dalam visi ke depan kita -- visi besar berbangsa dan bernegara untuk 10, 50, 100 tahun ke depan," tutup Jokowi.

Baca juga: Jawaban Menteri Basuki Soal Dana Pembangunan untuk Ibu Kota Baru

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan keputusan untuk memindahkan ibu kota pemerintahan ke Kalimantan harus mendapat pertimbangan mendalam khususnya terkait potensi kebakaran lahan dan banyaknya lubang bekas galian tambang.

"Harus hati-hati juga kalau di Kalimantan, contohnya lahan gambut banyak, bisa terbakar. Kalau di Kalimantan Timur juga banyak bekas-bekas lubang tambang," kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa 30 Juli 2019.

Proses memilih calon ibu kota pemerintahan baru tidaklah mudah karena harus mempertimbangkan syarat-syarat yang dinilai tepat menggantikan DKI Jakarta. Oleh karena itu, Wapres mengingatkan agar keputusan calon ibu kota pemerintahan baru tidak terburu-buru.
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: