Pantau Flash
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta Jadi Rujukan COVID-19
Wali Kota Bandung Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga COVID-19
Kota Sukabumi Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat COVID-19
Kasus Baru Positif COVID-19 di Indonesia Hampir 5.000 per 25 September
Pembayaran Klaim Asuransi Terkait COVID-19 Capai Rp216 Miliar

10 Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Ledakan Dahsyat di Ibu Kota Lebanon

10 Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Ledakan Dahsyat di Ibu Kota Lebanon Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ratusan orang terluka dan 10 orang dilaporkan tewas akibat ledakan dahsyat yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa, 4 Juli 2020, pukul 18.00 waktu setempat.

Ledakan yang berpusat di pelabuhan Beirut itu menyebabkan kerusakan masif pada bangunan di sekitarnya. Belum diketahui penyebab ledakan besar itu, namun diketahui terdapat gudang dengan bahan-bahan yang mudah terbakar.

Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hassan mengatakan, ratusan orang terluka akibat insiden yang mengejutkan seluruh penduduk di Ibu Kota itu, demikian dilansir Al Jazeera, Rabu (5/8/2020).

Sementara itu, kapten kapal Italia, Ratu Orient, yang merapat di dekat lokasi ledakan mengatakan kepada Al Jazeera, bahwa beberapa orang di dalamnya terluka dan telah dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Ledakan Besar Guncang Beirut Lebanon, Banyak Korban Berjatuhan

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dahsyatnya ledakan tersebut. Pada awalnya terlihat asap mengepul dari area pelabuhan, namun tak lama kemudian ledakan besar terjadi. Gelombang ledakan berbentuk lingkaran juga terlihat dalam video.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah ledakan terjadi, IDF telah membantah bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Pejabat pemerintah Israel sebelumnya menuduh Hizbullah menggunakan pelabuhan Beirut untuk mengangkut senjata tetapi tidak ada bukti yang dihasilkan untuk mendukung tuduhan ini, menurut Russian Times.

Dikutip The Guardian, pemerintah Israel juga membantah terlibat dalam insiden ledakan tersebut. "Israel tidak ada hubungannya dengan insiden itu," ujar pejabat Israel dengan anonimias.

Untuk diketahui, ketegangan semakin memuncak pada minggu ini setelah konfrontasi lintas batas antara Israel dan kelompok militan Lebanon, Hizbullah.

Baca juga: Korsel Dilanda Hujan Empat Hari, 13 Orang Tewas dan Belasan Lainnya Hilang 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: