Pantau Flash
Ade Yasin Bakal Batasi Kendaraan di Jalur Pucak saat Libur Panjang Nanti
Duh, Kepulauan Riau Kekurangan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Bamsoet Apresiasi Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Kasus Baru COVID-19 Per 24 Oktober Bertambah 4.070, Total 385.980
Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM Tidak Dipungut Biaya Alias Gratis

Buat Buku KIR Palsu, Ayah dan Anak di Jakarta Utara Ini Diciduk Polisi

Buat Buku KIR Palsu, Ayah dan Anak di Jakarta Utara Ini Diciduk Polisi Polres Metro Jakarta Utara membekuk dua orang yang diketahui sebagai ayah dan anak lantaran terlibat dalam tindak pidana pemalsuan buku Kir. ANTARA/Fianda Rassat

Pantau.com - Polres Metro Jakarta Utara membekuk dua orang yang diketahui sebagai ayah dan anak lantaran terlibat dalam tindak pidana pemalsuan buku KIR.

Dua tersangka ayah anak tersebut diketahui berinisial BS (35) dan RA (67). Selain dua tersangka itu masih ada satu tersanga yang masih buron berinisial ND.

Baca Juga: 2 Pengeroyok Anggota Polresta Cirebon Diringkus

"Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Unit Pengelolaan Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Cilincing berhasil mengungkap sindikat pemalsuan buku Kir yang dilakukan oleh bapak dan anak," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di Polres Metro Jakarta Utara, Minggu (10/11/2019).

Dalam menjalankan aksinya para tersangka itu mematok biaya pengurusan yang lebih tinggi dibanding pungutan resmi.

Diketahui biaya pengurusan Kir resmi ke UPT KB itu hanya Rp92.000, namun pengurusan melalui tersangka dipatok seharga Rp350.000.

Banyak korban yang terjebak dengan modus RA lantaran dirinya menjanjikan bisa mengurus Kir tanpa harus menghadirkan kendaraan ke UPT PKB.

Kepala UPT PB KIR Cilincing, Bernad Oktavianus Pasaribu, mengatakan, tindakan kedua tersangka tersebut berpotensi membahayakan nyawa orang lain, lantaran bisa saja kendaraan yang seharusnya tidak laik jalan malah terus beroperasi.

"Kita jadi tidak tahu kelaikan dari kendaraan itu sendiri. Kalau itu kendaraan penumpang seperti bus umum dan membawa penumpang banyak, kemudian akhirnya Kir palsu itu bisa membahayakan nyawa," kata Bernad.

Baca Juga: Beli Bensin Pakai Uang Palsu, Dua Pria Ini Bonyok Diamuk Massa

Akibat perbuatannya pada tersangka ini dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal penjara 6 tahun.

Dalam penangkapan tersebut polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 530 buku Kir palsu dan 730 stiker Kir palsu serta beberapa alat yang digunakan untuk mencetak Kir palsu tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah

Berita Terkait: