Pantau Flash
Takaaki Nakagami Raih Pole Position MotoGP Teruel di Aragon
Ade Yasin Bakal Batasi Kendaraan di Jalur Pucak saat Libur Panjang Nanti
Duh, Kepulauan Riau Kekurangan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Bamsoet Apresiasi Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Kasus Baru COVID-19 Per 24 Oktober Bertambah 4.070, Total 385.980

Palsukan SIM A Jadi B1 Umum, Pria Ini Ditangkap Polisi

Palsukan SIM A Jadi B1 Umum, Pria Ini Ditangkap Polisi Ilustrasi tahanan (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Seorang pria berinisial P (48) diringkus petugas Polresta Padang lantaran memalsukan Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya memalsukan SIM, dijerat Pasal 266 juncto Pasal 264 juncto Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Data Otentik," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, di Padang, Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Pantau Video: Usai Tilang Truk Cabai, Begini Nasib Dua Oknum Polisi Sekarang

Berdasarkan data dari polisi, diketahui tersangka melakukan perbuatannya dengan menawarkan jasanya kepada warga yang mengurus SIM.

"Pada awalnya tesangka menyuruh orang yang menggunakan jasanya membuat SIM Golongan A sesuai prosedur pembuatan SIM," kata Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edryan Wiguna.

Kemudian SIM A tersebut diminta tersangka dan berjanji mengubahnya menjadi golongan B1 Umum.

"Ia menghapus Golongan A yang ada di kartu SIM dengan cara dan alat tertentu, kemudian menempelkan Golongan B1 Umum sesudahnya dengan meminta bayaran," katanya.

Namun polisi berhasil mengendus perbuatan tersangka, hingga ia ditangkap berbekal Surat Perintah Penangkapan Nomor : SP.Kap/40/II/2019/Rekrim, tertanggal 19 Februari 2019.

Baca juga: Terjebak di Rumah, Dua Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran di Penjaringan

Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan P yang merupakan warga Jalan Seberang Palinggam, Padang, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti dua keping kartu SIM milik warga yang sudah diubah oleh tersangka, serta sejumlah alat untuk mengubah golongan SIM.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: