Pantau Flash
Takaaki Nakagami Raih Pole Position MotoGP Teruel di Aragon
Ade Yasin Bakal Batasi Kendaraan di Jalur Pucak saat Libur Panjang Nanti
Duh, Kepulauan Riau Kekurangan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Bamsoet Apresiasi Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Kasus Baru COVID-19 Per 24 Oktober Bertambah 4.070, Total 385.980

Sindikat Pemalsu STNK Terungkap, Mobil Bodong Dijual dengan Harga Miring

Sindikat Pemalsu STNK Terungkap, Mobil Bodong Dijual dengan Harga Miring Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Tim Jogoboyo Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Timur membekuk sindikat pemalsu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan modus memuluskan penjualan kendaraan bermotor bodong atau tanpa surat resmi.

"Ada tiga pelaku yang ditangkap yakni berinisial SK asal Jember, RS asal Gondang Legi, Kabupaten Malang, dan SP asal Kepanjen, Kabupaten Malang," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya.

Baca juga: Modus Penipuan Balik Nama STNK, Nur Ngaku Jadi Polisi Berpangkat Kombes

Ia mengatakan para pelaku memalsukan STNK sebagai data pendukung mobil yang akan dijual.

"Pelaku memalsukan STNK untuk meningkatkan kepercayaan pembeli jika ada surat-surat kelengkapan kendaraan," ucapnya.

Supaya mobil cepat laku, kata dia, pelaku menjualnya dengan harga miring alias di bawah pasaran.

"Mereka juga mengganti huruf atau angka yang ada di STNK mirip seperti aslinya sehingga secara kasat mata pembeli tidak mengetahui bahwa STNK tersebut sudah diubah," katanya.

Baca juga: Dua Pelaku Pemalsuan STNK dan BPKB Diciduk, Sekali Transaksi Raup Rp3 Juta

Namun, Trunoyudo belum membeberkan lebih jauh terkait jumlah mobil yang telah dijual dan STNK palsu yang sudah diproduksi para pelaku, karena kasus ini masih dalam penyidikan.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 263 ayat 1 dan 2 hingga pasal 264 ayat 2 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: